Rabu, 06 Februari 2019

Kapan Lagi Memiliki Pemimpin Yang Merakyat Kalau Bukan Jokowi Ma’ruf Amin


Jokowi Ma’ruf Amin adalah pemimpin dengan jiwa sabar dan merakyat. Memiliki seorang pemimpin yang merakyat, menyegani rakyatnya memang dambaan setiap masyarakat Indonesia. Sosok pemimpin yang memiliki jiwa dekat rakyat sudah sepatutnya dijadikan contoh dalam menjalankan suatu kenegaraan. Indonesia terdiri dari beragam budaya dan suku bangsa yang menyebar ke seluruh penjuru nusantara sehingga setiap budaya dan suku memiliki karakter yang berbeda beda, namun tetap satu dalam Bhineka Tunggal Ika. 

Beragamnya budaya dan suku yang mendiami masyarakat Indonesia di seluruh Nusantara akan sulit bersatu jika tanpa adanya seorang pemimpin yang bisa mengayomi maasyarakat. Karena penting bagi suatu negara memiliki seorang pemimpin yang bisa menjaga kesetaraan antara pemimpin dengan rakyat agar tidak adanya kesenggangan ataupun perbedaan yang terlalu mencolok yang biasanya terjadi pada masyarakat biasa maupun kalangan elit. Jokowi Ma’ruf Amin dengan jiwa sabar dan merakyat dapat dijadikan panutan oleh rakyatnya dalam menjalani hubungan kemasyarakatan di Indonesia.

Jokowi Ma’ruf Amin
Seorang pemimpin adalah tiruan bagi rakyatnya sehingga memiliki pemimpin yang mengayomi rakyatnya dan mau membangun jiwa, karakter merakyat sudah pasti akan diikuti oleh masyarakat seluruh Indonesia. Tidak hanya pemimpin yang merakyat saja, Jokowi Ma’ruf Amin memiliki jiwa kepemimpinan yang sabar, tanggung jawab serta kerja keras dalam membangun negara tidak kalah pentingnya kedua pasangan tersebut memiliki ciri khas unik yakni walaupun terkesan sabar dan tenang namun sikap tegas bisa dimilikinya yang disesuaikan dengan situasi dan porsinya. Terlebih lagi pasangan tersebut  eksis dalam mengikuti kemajuan dan tren pemuda masa kini sehingga tidak akan merasa kesulitan dalam kepemimpinanya untuk meyeimbangkan kondisi Indonesia sekarang dan dengan perkembangan yang ada dimasa sekarang.

Jokowi Ma’ruf Amin
Sikap toleransi dan unggah ungguh bisa kita lihat saat menghadiri beberapa kegiatan, misalnya saat menghadiri kegiatan kegamaan di suatu pondok pesantren kedua dari pasangan tersebut Jokowi Ma’ruf Amin mengenakan pakaian yang setara dan menyesuaikan dengan situasi yang ada saat itu. Berbeda halnya saat kunjungan ke suatu daerah baik dalam hal meresmikan suatu insfrastruktur terlihat antusiasmemasyarakat setempat dengan sikap saling merakyatnya. Sikap merakyat memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat agar tidak ada lagi yang namanya stratifikasi, perbedaan kelas, perbedaan antar individu serta kesenjangan sosial yang terjadi marak dimasyarakat Indonesia. Dan pada faktanya dengan pasangan sudah banyak dibuktikan bahwa Indonesia lahir dengan menjunjung keanekaragaman, persamaan yang dapat menyatukan semua perbedaan baik dari segi ekonomi,sosial dan budaya. 

Sikap kesederhanaan tercermin dalam kehidupan sesosok tersebut, tidak terlalu banyak memberikan banyak konflik justeru hal yang bisa diambil adalah sikapnya, tindakanya, ucapanya dengan penuh kesederhanaan. Hal ini bisa kita lihat saat dihadapan para pers media massa sikap tenang namun penuh pemikiran yang berbobot dan dengan kesederhaan yang luar biasa, disisi yang lain karena berasal dari kalangan orang biasa tentu akan bisa memahami masalah yang dialami oleh rakyat biasa misalnya masalah kesulitan masalah ekonomi rakyat golongan biasa. 

Keserhanaan dan  kerja keras tanpa banyak bicara sudah tentu dimiliki oleh pasangan Jokowi Ma’ruf Amin dengan banyak harapan dapat dijadikan tauladan karena kesederhaan, kearifannya, keikhlasanya, kerja kerasnya dalam membangun negeri ini. Pastikan Indonesia akan terus mengalami kemajuan dengan pemikiran yang membangun dapat menjadikan Indonesia mampu bersaing dengan negara luar yang dominan adalah negara negara maju. Indonesia pun bisa maju jika pemimpin, masyarakat saling mendukung untuk terus memajukan Indonesia. 

0 komentar